Perkenalan biasanya lebih mudah bila hal praktis sudah jelas: tempat tinggal, pekerjaan, kesiapan untuk hubungan serius, serta seberapa penting keluarga dan agama dalam kehidupan sehari-hari.
Jika Anda menulis dari Indonesia, jangan membuat pesan seperti formulir lamaran. Sebutkan secara alami apa yang menarik perhatian Anda pada profil tersebut dan mengapa Anda ingin mengenalnya.
Jangan menilai semuanya dari foto. Baca usia, kota, deskripsi, tujuan perkenalan dan cara orang tersebut berbicara tentang keluarga.
- Jangan hanya melihat foto. Baca juga bagaimana orang tersebut menulis tentang keluarga, agama dan kehidupan sehari-hari.
- Tanyakan soal nikah, praktik agama dan batas pribadi dengan tenang. Pertanyaan yang sopan lebih baik daripada tekanan.
- Jangan buru-buru pindah ke WhatsApp atau memberikan nomor telepon. Mulailah berkomunikasi di RusNikah sampai ada cukup rasa percaya.















